Thursday, March 31, 2011

TIPS ATASI VIRUS KOMPUTER

tips atasi virus komputer
i’m sure that most of us know what computer viruses are, and once or more have been infected by them.
first thing that you have to do when you meet them is: DONT BE PANIC !!.
biasanya kalo dah panik, pikiran jadi gk konsen dan gakbisa berpikir jernih. niatnya mau kerja malah gakjadi gara-gara file/folder dokumen hilang dan berganti dengan file virus (.exe).
klo dah tenang, cari komputer yang kira-kira bersih dari virus. selanjutnya buka aplikasi antivirus dan scan flashdisk yang terinfeksi tadi.
seandainya gakda antivirus atau gak sukses hapus virus, kamu harus tetap tenang. virus-virus lokal (brontok dan variannya) biasanya beraksi dengan membuat file yang sama dengan nama dokumen atau folder kita.
file/folder kita kelihatnnya hilang, bisa karena memang terhapus aksi virus, atau hanya disembunyikan saja. tetapi sebenarnya file/flder masih bisa kita selamtkan dengan beberapa langkah:
• buka windows explorer, pilih menu tools-folder options, lalu pada tab view aktifkan pilihan show hidden files lalu nonaktifkan pilihan hide extensions dan hide protected operating system files, klik OK
• klik menu view-detail jadi tampilan folder ada kolom-kolom name-size-type
• klo berhasil, maka file/folder yang tersembunyi akan terlihat. begitu juga file virus yang menyamar sebagai folder akan terlihat bedanya dengan folder biasa karena pada kolom size ada isian (bukan blank). dan kamu harus curiga jika beberapa file/dokumen dan folder mempunyai size yang sama.
jangan pernah membuka file yang telah terinfeksi, karena akan menular ke komputer yang kita pakai
• bila menu tools-folder options tidak ada, atau file yang tersembunyi belum mau muncul juga, buka command prompt dari start-programs-accessories-command prompt, lalu ketik perintah berikut: attrib -h -r -s -a /d /s F:\*.*
F kamu ganti dengan direktori flashdisk kamu.
>> trus gimana dengan file dokumen yang hilang dan berubah jadi .exe?
• pertama, hapus file .exe yang dicurigai sebagai virus.
• selanjutnya gunakan aplikasi restoration yang fungsinya untuk restorasi file yang sudah terhapus dengan cara mengcopy ke drive lain.
• jalankan aplikasi restoration, pilih drive flashdisk kamu, klik tombol search deleted files
• pilih file yang mau di-restore, lalu klik tombol restore by copying, pilih drive+folder dimana kamu mau simpan file tersebut (harus selain drive flashdisk kamu), lalu ketik nama file, klik save
• ulangi langkah di atas untuk file/folder yang lain.
• sekarang kamu bisa buka file/folder dengan aplikasi yang sesuai.
>>biar gak kena virus gimana ya?
• gunakan sistem operasi yang tidak rentan terinfeksi virus, misalnya GNU/Linux, BSD, Unix, MacOS, dan distronya. karena kebanyakan virus menyerang dan menulari microsft windows
• gunakan aplikasi antivirus dan lakukan update rutin pada databasenya. selama ini saya pake AVG-Free dan cukup update sebulan sekali. lumayan ampuh mencegah virus-virus lokal.
• scan setiap disket atau flashdisk yang akan digunakan
• pilih view-detail pada windows explorer untuk membedakan antara file/folder dokumen dengan file virus ….
Post a Comment