Friday, June 22, 2012

Tips Cara Mudah Memperbaiki Motherboard

Mank Omenk | Buat Lencana Anda

Tips Cara Mudah Memperbaiki Motherboard

Motherboard atau Mainboard adalah board/ papan utama tempat komponen-komponen utama seperti
microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya. Terdapat juga SLOT
Ekspansi yaitu tempat untuk memasang card-card tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan fasilitas
dan kemampuan yang dibutuhkan. Microprossor terpasang pada soket / slot yang sesuai dengan bentuk
dan ukuran microprocessor tersebut, seperti soket 370, 470, soket LGA 775, soket A 462 (AMD), soket slot I (Pentium 2 dan 3). Di dalam motherboard, microprocessor berkomunikasi dengan komponen yang lain
melalui suatu bus atau jalur data. Bus ini telah berkembang dari bus 66, 100, 133, 200, 266, 333, 400,
500, 800 MHz. Perkembangan ini untuk mengimbangi kerja microprocessor yang semakin cepat. Slot
ekspansipun mengalami perkembangan.
Tabel diagram motherboard biasanya telah disertakan pada saat anda membeli CPU/ Mainboard.
Mati Total
• Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan
socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali
kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam,
periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus.
Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.
• Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard
baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
• Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih
atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat
ini tidak dijual bebas.
• Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
• Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa
gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
• Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
• Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power
Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan
tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada
di processor, memory dan VGA.
• Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin?
Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi
kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
• Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak
3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus
pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC
nya yang rusak.
• Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada
kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card
menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
• Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala,
untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada
keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada
CPU.
Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah
itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam
pengerjaannya dan jangan terburu-buru.
Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
• Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri
atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply
ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah
masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat
vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
• Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto
protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update
antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus
menghilangkan virusnya.
• Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada
masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
• Coba anda install ulang Windows.
• Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan
perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan
kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak
terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan & Solusinya :
• Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
• Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan
setting ulang pada BIOS). Selamat Mencoba.

Post a Comment